cahaya itu ada lagi, aku memandangi cahaya tersebut dan memutuskan untuk mengejar cahaya itu lagi. dengan cepat aku kembali mengejarnya, dan cahaya itu kembali pergi. kemana perginya cahaya yang aku kejar tadi? kenapa pergi setiap aku mengejarnya.
aku kecewa terhadap cahaya itu, aku berjalan kembali. aku terbayang pada mimpi masa lalu ku. tanpa terduga didepanku sudah ada jendela tanpa cahaya itu, aku membuka jendela itu dan apa yang aku lihat adalah masa laluku yang membuat aku ketakutan. aku menjerit dan berlari kencang. jendela itu terus mengejarku..
" aku mohon jangan kau kejar aku, jangan kau usik lagi kehidupanku". jendela lama tanpa cahaya itu berkata " kalau engkau ingin menjauhkan ku dalam hidupmu, berkatalah jujur pada dirimu dan hatimu, jangan kau bohongi dirimu dan jendela baru yang akan kau temui nanti." apa maksudmu ? "berhentilah bertindak jelek pada dirimu sendiri, berhentilah melakukan tindakan buruk pada dirimu sendiri, berhentilah untuk membohongi orang lain tentang dirimu".
aku menangis, menangis dan menangis dan terhenti dalam perjalananku mencari jendela baru dengan cahaya. aku hampir putus asa mengenai masalaluku. sangat buruk. hingga aku ingin pergi sendiri tanpa cahaya.. ketika tangisanku berhenti, aku lelah dan sangat kehausan. aku terus berjalan untuk mendapatkan air yang bisa menghilangkan dahaga walau hanya sebentar. ketika perjalananku untuk menemukan air, aku kembali melihat cahaya itu, aku hanya diam dan melihat cahaya itu. tanpa aku sadari aku berjalan menuju cahaya tersebut. dan aku katakan pada cahaya itu " kalau kau hanya mempermainkan aku untuk mengerjarmu, biarkan aku berdiri disini dan kau boleh pergi" cahaya itu berkata "engkau yang aku inginkan mengisi cahaya ini dan menghias jendela baru yang akan kau miliki, tapi sebelum itu aku menguji seberapa sabar engkau mengejarku, seberapa besar keiinginanmu bangkit dalam jendela lamamu" aku berkata : "aku mempunyai masa lalu ku yang sangat hitam, sangat tidak pantas untuk diketahui orang. dan aku rasa aku tak pantas mendapatkan cahaya baru darimu. aku kelam, aku hitam, aku terhina. apa yang engkau mau dari diriku ini? apakah engkau hanya mau mengetahui masalaluku, lalu ketika engkau mengetahuinya kau marah dan pergi?"
"wahai engkau gadis yang aku inginkan, aku tak perduli masa lalumu yang sangat kelam itu, aku tak perlu mendengar cerita apa yang engkau punya tentang masa lalumu. jika nanti aku mendengar cerita tersebut dan membuat aku sakit, tapi percayalah padaku aku tak akan meninggalkan kau dalam kegelapan itu. aku akan membawamu dalam cahayaku, tapi jangan kau bohongi aku dengan cerita masalalumu. berjanjilah untuk terus membenahi diri agar pantas menjadi pendampingku kelak. jangan kau sembunyikan dan jangan kau ulangi kesalahanmu yang lalu. berminta maaflah pada orang yang kau sakiti hatinya.
dan wahai engkau gadis yang aku inginkan, maukah engkau memasuki jendela baru ini dengan cahaya baru mu ? "
dan seketika aku menangis, aku terisak dalam kebahagian kecil. dan berjanji untuk memantaskan diri agar menjadi yang terbaik. tak perlu aku ingat kejadian masa lalu itu. tak perlu aku mempersoalkan itu. itu hanya kehidupan buruk yang pernah aku lalui. sekarang adalah masa depanku, masa dimana yang akan aku buat dengan cahaya, cahaya baru dengan jendela yang penuh akan kebahagiaan.
terima kasih kepada engkau yang memberikan cahaya itu :")
0 komentar:
Posting Komentar